Oleh:
Ibnu Ramadhan (251010503179)
Noval Rizqian Pratama (251010501758)
Plisteri Giawa (211010550503)
Shahila Ramadatul Ambar Asih (251010501769)
Mahasiswa Universitas Pamulang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen Program Sarjana
Pengertian Teknologi
Komunikasi
Teknologi komunikasi
adalah kumpulan alat, media, dan sistem yang digunakan untuk menyampaikan
informasi secara cepat dan tepat kepada orang lain. Jika sebelumnya komunikasi
hanya dilakukan secara langsung atau melalui surat, sekarang dapat
berkomunikasi secara digital melalui telepon, internet, email, media sosial,dan
aplikasi pesan instan (WhatsApp, Telegram, Zoom, dan Google Meet). Dengan
perkembangan ini membuat kita berkomunikasi tanpa dibatasi jarak dan waktu. Karena
hampir seluruh aktivitas memerlukan komunikasi, dengan adanya teknologi dapat
membantu perusahaan seperti, menyampaikan informasi, melakukan rapat, dan
memberikan arahan kerja.
YANG TERBAIK YANG PERGI LEBIH DULU
SAAT MANUSIA DIPAKSA JADI MESIN
APA YANG DISEMBUNYIKAN DARI SIRKUS?
Pengertian Budaya
Kerja
Adannya teknologi
komunikasi memungkinkan pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu lama dapat
dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. Contohnya rapat yang sebelumnya
dilakukan secara tatap muka sekarang dapat dilakukan secara online melalui zoom
meet, teknologi bisa meningkatkan hubungan kerja dan memudahkan komunikasi. Dengan
begitu pekerjaan akan lebih terarah dan tidak membingungkan karyawan dalam berkomunikasi mengenai pekerjaan.
Setiap perusahaan memerlukan karyawan yang memiliki kemampuan untuk
berkomunikasi, menyebarkan informasi, dan bekerjasama dengan baik secara online
maupun ofline. Oleh karena itu, teknologi komunikasi adalah salah satu komponen
penting dalam membantu perusahaan berkomunikasi dengan memanfaatkan teknologi
secara maksimal untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif, disiplin,
dan profesional.
Budaya kerja adalah nilai, kebiasaan, sikap, dan perilaku yang diterapkan dan dilakukan oleh suatu organisasi secara konsisten di tempat kerja. Biasanya karyawan bergantung pada budaya kerja untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka, karena setiap perusahaan memiliki aturan dan kebiasaan kerja yang berbeda. Budaya kerja dapat mencerminkan karakter sesorang yang memiliki kebiasaan baik, contohnya disiplin dengan datang tepat waktu, tanggung jawab, mampu kerja sama tim, saling menghargai, dan mampu berkomunikasi dalam bekerja. Suasana kerja akan menjadi lebih nyaman dan produktif jika budaya kerja diterapkan dengan baik oleh perusahaan. Budaya kerja dibentuk untuk mendorong perilaku yang positif sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih efisien. Budaya kerja dapat dikatakan baik jika mampu meningkatkan semangat kerja, kesetiaan, bisa menjaga hubungan yang baik antar karyawan dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap perusahaan. Perkembangan teknologi komunikasi telah menjadi bagian integral dari budaya kerja modern seperti, banyak bisnis yang menggunakan teknologi digital untuk mengubah budaya kerja mereka menjadi lebih terbuka dan produktif. Misalnya, perusahaan menggunakan group komunikasi online untuk memberikan informmasi kepada karyawan, mengkoordinasikan pekerjaan, dan memperkuat hubungan kerja antar tim. Teknologi komunikasi menjadi komponen penting dalam menciptakan budaya kerja yang baik.
Peran Teknologi
Komunikasi dalam Membentuk Lingkungan Kerja
Teknologi komunikasi
sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja suatu organisasi, salah satu
perannya yaitu membantu anggotanya berkomunikasi satu sama lain. Dengan adanya
teknologi komunikasi mempermudah dan mempercepat komunikasi tanpa bertemuan
langsung dapat dilakukan melalui media digital seperti email, aplikasi chat,
atau zoom sehingga karyawan dapat menerima pekerjaan, berdiskusi, dan
menyampaikan laporannya. Teknologi komunikasi juga membuat lingkungan kerja
menjadi lebih terstruktur dan banyak perusahaan modern yang menggunakan
aplikasi digital untuk mengatur jadwal kerja, absensi, maupun pembagian tugas
hal itu memudahkan perusahaan dalam pengawasan kerja. Meningkatkan kerja sama
tim termasuk manfaat dari
teknologi komunikasi, sebab kerja sma tim sangat penting bagi suatu organisasi
untuk mencapai tujuan bersama dan membantu menciptakan lingkungan kerja yang
transparan. Jika hal penting tentang organisasi dapat dibagikan secara cepat
dan jelas kepada semua anggotanya akan merasa lebih dihargai karena mereka
memiliki akses ke informasi yang sama, dengan adanya komunikasi yang terbuka
membantu mengurangi kesalah pahaman dan meningkatkan rasa percaya satu sama
lain.
Dampak Positif
Teknologi Komunikasi terhadap Budaya Kerja Organisasi
Berkembangnya
teknologi komunikasi berdampak positif bagi budaya kerja, salah satunya
meningkatkan efisiensi dan produktivitas ditempat kerja dengan penggunaan
teknologi digital pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu lama dapat
diselesaikan lebih cepat. Efek positif ini meningkatkan kerja sama dan rasa
ikatan karyawan sehingga hubungan kerja dapat lebih baik, ketika seseorang
berkomunikasi dengan baik akan menghasilkan lingkungan kerja yang nyaman dan
saling mendukung. Selain itu, teknologi komunikasi membantu organisasi
menyampaikan visi dan tujuan perusahaan secara lebih mudah kepada semua anggota
organisasinya. Teknologi komunikasi mendorong budaya kerja yang inovatif
melalui media digital, sehingga karyawan lebih mudah mencari informasi,
bertukar ide, dan menjadi kreatif dengan begitu perusahaan dapat mengikuti tren
dan bersaing di seluruh dunia.
Dampak Negatif
Teknologi Komunikasi pada Budaya Kerja
Teknologi komunikasi
memiliki banyak manfaat, namun jika digunakan secara berlebihan dapat berdampak
negatif pada budaya kerja. Salah satunya yaitu kurangnya interaksi langsung
antar karyawan, komunikasi yang terlalu sering melalui media digital dapat
mengurangi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di tempat kerja. Dan dalam
penggunaan teknologi komunikasi yang salah dapat menyebabkan komunikasi tidak
akurat atau disalah artikan, karena tidak ada ekspresi wajah maupun intonasi
suara dalam pesan yang dikirim melalui chat maupun email. Hal tersebut dapat
menyebabkan konflik dan kesalah pahaman dalam perusahaan sebab banyak pekerja
yang bergantung pada teknologi karena
mereka tidak dapat berkomunikasi secara langsung. Penggunaan internet dan media
sosial ditempat kerja dapat mengurangi konsentrasi dan produktivitas karyawan,
maka dari itu penggunaan teknologi komunikasi harus dilakukan secara hati-hati
agar tetap menguntungkan perusahaan.
Upaya Meningkatkan
Budaya Kerja dengan Memanfaatkan Teknologi Komunikasi
Dalam membangun
budaya kerja yang baik, perusahaan harus memanfaatkan teknologi komunikasi
secara efektif dengan menyediakan alat komunikasi yang mudah digunakan oleh
semua karyawan. Perusahaan harus memberikan pelatihan kepada karyawan mereka
mengenai tata cara penggunaan teknologi komunikasi yang benar dan dapat
menerapkan peraturan komunikasi yang jelas untuk mencegah kesalah pahaman.
Peraturan harus mencakup penggunaan bahasa yang sopan, penyampaian informasi
yang jelas, dan penerapan etika dalam berkomunikasi secara digital dengan
begitu komunikasi dalam perusahaan akan lebih profesional dan tertib. Sebagai
seorang pemimpin perusahaan sangan penting dalam menciptakan lingkungan kerja
yang positif salah satunya dapat berkomunikasi secara baik. Sebab harus
memberikan contoh yang bijak dan terbuka terhadap masukan karyawan dalam
penggunaan teknologi digital, dengan begitu tujuan perusahaan dapat
tercapai secara efektif jika adanya
komunikasi yang baik
Sumber:
Effendy, O. U. (2017). Ilmu komunikasi teori dan praktek.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
LAN, G. S. (2017, November 6). PERAN KOMUNIKASI DALAM
ORGANISASI. Retrieved from KEMENTERIAN ESDM REPUBLIK INDONESIA:
https://ppsdmaparatur.esdm.go.id/artikel/peran-komunikasi-dalam-organisasi
Kumara, D. (2018). Strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan Perpustakaan Daerah Kota Tangerang Selatan. Journal of Government and Civil Society, 2(1), 63-87.
Nanlohy, A. A. (2021). Peran komunikasi dalam suatu
organisasi. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial, 104-108.
Robbins, S. (2016). Perilaku organisasi. Jakarta:
Salemba Empat.
UISI, T. M. (2018, Juli 5). Kunci Keberhasilan Komunikas
Efektif. Retrieved from Mendengarkan, Jadi Kunci Keberhasilan Komunikasi:
https://uisi.ac.id/read/mendengarkan-jadi-kunci-keberhasilan-komunikasi