LOGIN
Peran Komunikasi Dalam Organisasi: Teknologi Komunikasi Dalam Membangun Budaya Kerja
20 June 2026 09:18 WIB 66 Views

Peran Komunikasi Dalam Organisasi: Teknologi Komunikasi Dalam Membangun Budaya Kerja


Oleh:

Ibnu Ramadhan                              (251010503179)
Noval Rizqian Pratama                  (251010501758)
Plisteri Giawa                                  (211010550503)
Shahila Ramadatul Ambar Asih   (251010501769)

Mahasiswa Universitas Pamulang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen Program Sarjana

Pengertian Teknologi Komunikasi
Teknologi komunikasi adalah kumpulan alat, media, dan sistem yang digunakan untuk menyampaikan informasi secara cepat dan tepat kepada orang lain. Jika sebelumnya komunikasi hanya dilakukan secara langsung atau melalui surat, sekarang dapat berkomunikasi secara digital melalui telepon, internet, email, media sosial,dan aplikasi pesan instan (WhatsApp, Telegram, Zoom, dan Google Meet). Dengan perkembangan ini membuat kita berkomunikasi tanpa dibatasi jarak dan waktu. Karena hampir seluruh aktivitas memerlukan komunikasi, dengan adanya teknologi dapat membantu perusahaan seperti, menyampaikan informasi, melakukan rapat, dan memberikan arahan kerja.

YANG TERBAIK YANG PERGI LEBIH DULU
SAAT MANUSIA DIPAKSA JADI MESIN
APA YANG DISEMBUNYIKAN DARI SIRKUS?

Pengertian Budaya Kerja
Adannya teknologi komunikasi memungkinkan pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu lama dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. Contohnya rapat yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka sekarang dapat dilakukan secara online melalui zoom meet, teknologi bisa meningkatkan hubungan kerja dan memudahkan komunikasi. Dengan begitu pekerjaan akan lebih terarah dan tidak membingungkan karyawan  dalam berkomunikasi mengenai pekerjaan. Setiap perusahaan memerlukan karyawan yang memiliki kemampuan untuk berkomunikasi, menyebarkan informasi, dan bekerjasama dengan baik secara online maupun ofline. Oleh karena itu, teknologi komunikasi adalah salah satu komponen penting dalam membantu perusahaan berkomunikasi dengan memanfaatkan teknologi secara maksimal untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif, disiplin, dan profesional.

Budaya kerja adalah nilai, kebiasaan, sikap, dan perilaku yang diterapkan dan dilakukan oleh suatu organisasi secara konsisten di tempat kerja. Biasanya karyawan bergantung pada budaya kerja untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka, karena setiap perusahaan memiliki aturan dan kebiasaan kerja yang berbeda. Budaya kerja dapat mencerminkan karakter sesorang  yang memiliki kebiasaan baik, contohnya disiplin dengan datang tepat waktu, tanggung jawab, mampu kerja sama tim, saling menghargai, dan mampu berkomunikasi dalam bekerja. Suasana kerja akan menjadi lebih nyaman dan produktif jika budaya kerja diterapkan dengan baik oleh perusahaan. Budaya kerja dibentuk untuk mendorong perilaku yang positif sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih efisien. Budaya kerja dapat dikatakan baik jika mampu meningkatkan semangat kerja, kesetiaan, bisa menjaga hubungan yang baik antar karyawan dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap perusahaan. Perkembangan teknologi komunikasi telah menjadi bagian integral dari budaya kerja modern seperti, banyak bisnis  yang menggunakan teknologi digital untuk mengubah budaya kerja mereka menjadi lebih terbuka dan produktif. Misalnya, perusahaan menggunakan group komunikasi online untuk memberikan informmasi kepada karyawan, mengkoordinasikan pekerjaan, dan memperkuat hubungan kerja antar tim. Teknologi komunikasi menjadi komponen penting dalam menciptakan budaya kerja yang baik.

Peran Teknologi Komunikasi dalam Membentuk Lingkungan Kerja
Teknologi komunikasi sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja suatu organisasi, salah satu perannya yaitu membantu anggotanya berkomunikasi satu sama lain. Dengan adanya teknologi komunikasi mempermudah dan mempercepat komunikasi tanpa bertemuan langsung dapat dilakukan melalui media digital seperti email, aplikasi chat, atau zoom sehingga karyawan dapat menerima pekerjaan, berdiskusi, dan menyampaikan laporannya. Teknologi komunikasi juga membuat lingkungan kerja menjadi lebih terstruktur dan banyak perusahaan modern yang menggunakan aplikasi digital untuk mengatur jadwal kerja, absensi, maupun pembagian tugas hal itu memudahkan perusahaan dalam pengawasan kerja. Meningkatkan kerja sama tim 
termasuk manfaat dari teknologi komunikasi, sebab kerja sma tim sangat penting bagi suatu organisasi untuk mencapai tujuan bersama dan membantu menciptakan lingkungan kerja yang transparan. Jika hal penting tentang organisasi dapat dibagikan secara cepat dan jelas kepada semua anggotanya akan merasa lebih dihargai karena mereka memiliki akses ke informasi yang sama, dengan adanya komunikasi yang terbuka membantu mengurangi kesalah pahaman dan meningkatkan rasa percaya satu sama lain.

Dampak Positif Teknologi Komunikasi terhadap Budaya Kerja Organisasi
Berkembangnya teknologi komunikasi berdampak positif bagi budaya kerja, salah satunya meningkatkan efisiensi dan produktivitas ditempat kerja dengan penggunaan teknologi digital pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu lama dapat diselesaikan lebih cepat. Efek positif ini meningkatkan kerja sama dan rasa ikatan karyawan sehingga hubungan kerja dapat lebih baik, ketika seseorang berkomunikasi dengan baik akan menghasilkan lingkungan kerja yang nyaman dan saling mendukung. Selain itu, teknologi komunikasi membantu organisasi menyampaikan visi dan tujuan perusahaan secara lebih mudah kepada semua anggota organisasinya. Teknologi komunikasi mendorong budaya kerja yang inovatif melalui media digital, sehingga karyawan lebih mudah mencari informasi, bertukar ide, dan menjadi kreatif dengan begitu perusahaan dapat mengikuti tren dan bersaing di seluruh dunia.

Dampak Negatif Teknologi Komunikasi pada Budaya Kerja
Teknologi komunikasi memiliki banyak manfaat, namun jika digunakan secara berlebihan dapat berdampak negatif pada budaya kerja. Salah satunya yaitu kurangnya interaksi langsung antar karyawan, komunikasi yang terlalu sering melalui media digital dapat mengurangi hubungan sosial dan rasa kebersamaan di tempat kerja. Dan dalam penggunaan teknologi komunikasi yang salah dapat menyebabkan komunikasi tidak akurat atau disalah artikan, karena tidak ada ekspresi wajah maupun intonasi suara dalam pesan yang dikirim melalui chat maupun email. Hal tersebut dapat menyebabkan konflik dan kesalah pahaman dalam perusahaan sebab banyak pekerja yang bergantung 
pada teknologi karena mereka tidak dapat berkomunikasi secara langsung. Penggunaan internet dan media sosial ditempat kerja dapat mengurangi konsentrasi dan produktivitas karyawan, maka dari itu penggunaan teknologi komunikasi harus dilakukan secara hati-hati agar tetap menguntungkan perusahaan.

Upaya Meningkatkan Budaya Kerja dengan Memanfaatkan Teknologi Komunikasi
Dalam membangun budaya kerja yang baik, perusahaan harus memanfaatkan teknologi komunikasi secara efektif dengan menyediakan alat komunikasi yang mudah digunakan oleh semua karyawan. Perusahaan harus memberikan pelatihan kepada karyawan mereka mengenai tata cara penggunaan teknologi komunikasi yang benar dan dapat menerapkan peraturan komunikasi yang jelas untuk mencegah kesalah pahaman. Peraturan harus mencakup penggunaan bahasa yang sopan, penyampaian informasi yang jelas, dan penerapan etika dalam berkomunikasi secara digital dengan begitu komunikasi dalam perusahaan akan lebih profesional dan tertib. Sebagai seorang pemimpin perusahaan sangan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif salah satunya dapat berkomunikasi secara baik. Sebab harus memberikan contoh yang bijak dan terbuka terhadap masukan karyawan dalam penggunaan teknologi digital, dengan begitu tujuan perusahaan dapat tercapai  secara efektif jika adanya komunikasi yang baik 

Sumber:
Effendy, O. U. (2017). Ilmu komunikasi teori dan praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

LAN, G. S. (2017, November 6). PERAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI. Retrieved from KEMENTERIAN ESDM REPUBLIK INDONESIA: https://ppsdmaparatur.esdm.go.id/artikel/peran-komunikasi-dalam-organisasi

Kumara, D. (2018). Strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan Perpustakaan Daerah Kota Tangerang Selatan. Journal of Government and Civil Society2(1), 63-87.

Nanlohy, A. A. (2021). Peran komunikasi dalam suatu organisasi. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial, 104-108.

Robbins, S. (2016). Perilaku organisasi. Jakarta: Salemba Empat.

UISI, T. M. (2018, Juli 5). Kunci Keberhasilan Komunikas Efektif. Retrieved from Mendengarkan, Jadi Kunci Keberhasilan Komunikasi: https://uisi.ac.id/read/mendengarkan-jadi-kunci-keberhasilan-komunikasi